Minggu, 14 Juli 2013

HASIL RAPIM PENGURUS PUSAT IPI DI HOTEL NEW AYUDA CIPAYUNG BOGOR, 12 JULI 2013



I.       Restrukturisasi Kepengurusan IPI Pusat masa bakti 2010– 2015,
A.   PENGURUS HARIAN

1. Ketua     Umum                                                : Achmad Chumedi, S.Sos, MM
2. Ketua I                                                               : Arief  Supadmo, S.Sos, MM
4. Ketua II                                                              : Zulkifli Zain, S.Pd
5. Ketua III                                                             : Drs. Janardiyanto, M.Pd
6. Ketua IV                                                            : Tasim Setiabudi, S.Pd, M.Pd
7. Skretaris Jenderal                                           : Drs. Arif Nasdianto, MM
8. Wakil Skretaris Jenderal                                 : Drs,  Halim , M.Pd
9. Bendahara Umum                                            : Dra. Hj. Sukawati
10. Wakil Bendahara Umum                               : Muh. Aunurrafiq, SE

B.   Sekretaris Bidang :

1.        Organisasi dan Kaderisasi                           : Eddy Rusdianto, S.Pd, M.Pd
2.        Ketenagaan dan Kesejahteraan                   : Effendy Hutabarat, S.Pd
3.        Informasi dan Komunikasi                             : Royani, S.Ag, M.Pd
4.        Pengembangan Karier dan Profesi              : Eni Kristanti, S.Pd
5.        Pemberdayaan Perempuan                          : Eny Suryatiningsih
6.        Pendidikan dan Pelatihan                             : Bamabang Priyono, S.Pd
7.    Pendidikan anak Usia Dini                            : Siti Rosyanah, S.Pd
8.    Kesetaraan dan Keaksaraan                        : Abdul Haris Ladnu, S.Sos
9.         Kursus dan Kelembagaan                             : Riden Sipayung, SH
10      Kerohanian dan Pengabdian                       : H. Mustofa, S.Pd
 Masyarakat
11.  Pembinaan Kebudayaan, Pemuda dan     : Ketut Raka, S.Pd
 Olah Raga   
12.    Advokasi dan Perlindungan Hukum            : Drs. Muh. Darwis S

C.     Koordinator Wilayah
1.      Koorwil IPI Pusat 1             : Zulkifli Zain, S.Pd
(Prov ; NAD, Sumbar, Sumut, Riau, Jambi, Bengkulu, Babel, dan Kepri)
2.      Koorwil IPI Pusat 2 : Drs. Janardiyanto, M.Pd
(Prov ; Sumsel, Lampung, Banten, DKI, Jateng, DIY, Kalbar dan Kalteng)
3.      Koorwil IPI Pusat 3 : Tasim Setiabudi, S.Pd , M.Pd
(Prov : Jabar, Kalsel, Kaltim, Sulbar, Sulut, Sulteng, Sultra dan Sulsel)
4.      Koorwil IPI Pusat 4 : Arief Soepadmo, S.Sos, MM
(Prov ; Jatim, NTB, NTT, Maluku, Malut, Bali, Gorontalo, Papua, dan Papua Barat)


II.      TEKNIS KOORDINATIF ORGANISASI

A.     Teknis Iuran Anggota
IPI Pusat akan segera mengedarkan surat kepada IPI Provinsi perihal iuran anggota terhitung th 2012, mekanisme Dana hasil iuran disetor kepada rekening IPI Pusat.


B.     Teknis Pendataaan Tahun 2013
IPI Pusat dalam waktu dekat akan segera mengedarkan surat kepada IPI provinsi dengan tembusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dalam segala resiko IPI Pusat akan menyiapkan 39 flasdis yang akan dibagiakan kepada IPI Provinsi . Pendataan Penilik ini akan dilakukan oleh para koorwil 1 sd 4 sesuai dengan wilayah kerja.

C.     Kekosongan Kepengurusan IPI Provinsi.
Banyak IPI Provinsi sudah habis masa baktinya tidak segera melaksanakan Musda. Akibatnya kesulitan IPI Pusat dalam melukan koordinative organisasi, untuk itu IPI Pusat akan segera melayangkan surat kepada IPI Provinsi dengan tembusan kepada ka. Dinas Pendidikan untuk dapat mengisi kekosongan dalam tubuh organisasi IPI Provinsi.
IPI Pusat akan mengembangkan organisasi IPI Provinsi di wilayah yang belum ada kepengurusan IPI provinsi

D.     Teknis Penggunaan / Pemanfaatan Dana
1.   Pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota)
KTA didesain oleh IPI Pusat dan digandakan oleh IPI Provinsi dengan mengikuti kaidah kaidah KTA yang ditetapkan oleh IPI Pusat.

2.   Peningkatan Mutu Kompetensi Penilik.
Dalam rangka melakukan peningkatan mutu kompetensi Penilik maka perlu dilakukan langkah strategis antara lain:
a.      Melakukan identifikasi kebutuhan belajar Penilik yang dilakukan oleh koorwil 1 sd 4 dengan asas kebutuhan perioritas yang tertinggi
b.  Koorwil melakukan analisis kebutuhan belajar penilik selanjutnya mengajukan proposal kepada IPI Pusat.
c. Koorwil melaporkan kegiatan kepada IPI Pusat setelah kegiatan selesai diselenggarakan.

Senin, 25 Maret 2013

SANTUNAN AKSI PELAYANAN PENDIDIKAN TERPADU DI RUMAH SUSUN PULOGEBANG JAKARTA TIMUR






Menindaklanjuti Aksi pelayanan pendidikan secara terpadu kepada warga masyarakat korban banjir di rumah Susun Pulogebang maka pada tanggal 19 Maret 2013 dilaksanakan kegiatan santunan  guna  normalisasi dan pemulihan kehidupan secara konprehensif, untuk itu pemberian santunan yang berupa : ATK untuk siswa PAUD,SD dan SMP,  Kebutuhan sehari-hari,  ATK Penyelenggara PAUD,    Alat Peraga Educative (APE) dan Pakaian Layak Pakai merupakan salah satu bentuk kepedulian pemulihan traumatic kehidupan masyarakat Rumah Rusun Pulogebang.

Santunan Kegiatan Aksi Pendidikan ini bertujuan untuk memberikan motivasi belajar dan partisipasi masyarakat dalam hal pendidikan. Agar kehidupan dapat berjalan secara normal. Santunan ini diberikan kepada warga masyarakat Rumah Susun Pulogebang khususnya warga masyarakat  yang mengikuti  kegiatan aksi Pendidikan terpadu baik pendidikan formal maupun nonformal.

Kegiatan Santunan Aksi Pelayanan Pendidikan terpadu disponsori  oleh Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Timur , Sudin Pendidikian Dasar Jakarta Timur , , Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Jakarta Timur, HIMPAUDI Jakarta Timur dan Organisasi Mitra Pendidikan Nonformal. Kegiatan ini di hadiri oleh Walikota Jakarta Timur, Ka. Sudin Dikdas dan Dikmen.

Aksi Pelayanan Pendidikan yang telah dilaksanakan di Rusun Pulogebang antara lain:
a.  Pelayanan warga masyarakat untuk mutasi SD, SMP, SLTA
b.  Pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanayak 73 anak.
c.  Pelayanan Pendidikan Ketrampilan : membuat Bross dan tata Kecantikan.
d.  Senam Kesegaran Jasmani bagi warga rusun
e.  Parenting
f.  Menjahit Sulam Pita Jepang
g. Kegiatan Agama/Pengajian Islam

Kegiatan Santunan ini diharapkan   ;
a.     Penyelenggaraan PAUD dapat terus berjalan di rumah Susun Pulogebang ini.
b. Masyarakat Rumah Susun dapat mengikuti Pendidikan Non Formal sesuai kebutuhannya dan mengikuti Pendidikan Formal sesuai jenjang pendidikannya.
c.     Menormalisasikan dan memulihkan kehidupan lama kekehidupan baru di Rumah Susun Pulogebang.

by: arif nasdianto



Live Traffic Feed